Cerita kali ini merupakan pengalaman yang sebenarnya memalukan. Tapi saking sebelnya saya jadi kepengan curcol di blog ini. Aku lagi marah berat…. marah, kesel, sebel, gregetan, gemes semua jadi satu. Pada siapa? Pada diri sendiri. And why? Karena aku gak bisa-bisa naek mobil… eh mengemudi tepatnya, kalau naek udah sering (nebeng maksudnya).

diambil dari redux.com
Lima tahun yang lalu aku pernah belajar motor, namun gatot, gagal total! Secara kalau aku belok, entah ke kanan atau ke kiri, mesti langsung jatuh. Setelah beberapa kali jatuh dan merusak penampilan motor kesayangan adikku, aku akhirnya menyerah dan menjadi penganut setia gerakan motor and car-free day alias jalan kaki plus naik kendaraan umum kemana-mana. Untungnya teman-temanku pada baek semua, gak ngomel kalau aku tebengin (gak tahu ya kalau dalam hati, tapi aku percaya mereka memang baek^^).
Karena naik angkot atau bus jadi urusan yang lama-lama ribet dan kebetulan kerjaku butuh mobilitas tinggi, maka aku memutuskan untuk belajar mengemudikan mobil. Yah siapa tahu mobil ortu bisa disewa seharian karena tabungan belum cukup untuk beli sendiri. Continue reading →
Like this:
Like Loading...