Pada artikel blog minggu kemaren, aku membahas tentang ASI eksklusif untuk bayi umur 0-6 bulan. Nah, minggu ini aku mau membahas tentang “ASI” (baca:susu) untuk orang dewasa. Kalau dingat-ingat aku memiliki sejarah panjang minum susu. Aku minum sejak kecil (sudah tidak ingat umur berapa) sampai kelas 2 SMA!
Karena waktu itu takut ‘ndut’ (baca: masih labil) maka aku putuskan untuk stop minum susu. Susu yang biasa kuminum itu susu sapi aseli lho. Biasanya setiap hari ada tukang susu keliling yang setia mengantarkan 0,5 – 1 liter susu ke rumahku.
Cukup direbus sebentar, ditambah gula (belum mikir risiko diabetes), tambah coklat (belum mikir risiko obesitas), kadang juga kopi (Kopi boleh gak sih dikonsumsi anak SD?), maka susu hangat nan lezat pun tersedia.
Heran juga aku tidak bosan-bosan minum susu dengan cara seperti itu selama belasan tahun, coba kalau aku tahu bahwa susu segar bisa diolah dengan lebih kreatif mungkin aku akan tambah ‘ndut, lhohhh?
KALImilk alias Kaliurang Milk yang berlokasi di Yogyakarta (Halo Ais!) ini memang surganya pecinta susu sapi aseli. Saat aku bertandang ke sana bersama sahabat-sahabatku, hujan gerimis menemani kami. Agak heran juga ketika Mira* memesan segelas susu durian dingin dan Viola* memesan cookies milk dingin juga. Bukankah susu hangat akan lebih sesuai dengan suasana sore itu?
Teh Ninik naksir ama bang Amat, ternyata susu dingin lebih nikmat daripada susu hangat^^ (hehe udah mirip Jessica Iskandar belum neh?). Mungkin susu dingin disini mirip dengan milkshake namun benar-benar enteng di perut jadi tidak berasa neg. Berkebalikan dengan susu hangat yang harus diminum pelan-pelan namun mempunyai efek badan jadi hangat.
Selain susu, juga ada menu lain yang kebanyakan berupa camilan namun juga tersedia beraneka pasta bagi pengunjung yang masih merasa belum cukup kenyang dengan segelas susu. Namun bagi para NENENers yang memesan susu dengan ukuran Gajah (gelas besar banget
) pasti gak bakal ingin nambah makanan apapun lagi.
Tunggu dulu apa pula itu NENENers? Nenen-ers berasal dari kata nenen dalam bahasa Jawa yang berarti menyusu alias minum susu. Sehingga nenen-ers dapat diartikan (secara bebas) sebagai orang-orang yang doyan minum susu. Jadi tunggu apa lagi? Cabut ke Jogja dan minum susu yux!^^
* bukan nama sebenarnya




Haha… Kalau ke Jogjakarta dulu cuma buat minum susunya, ini sih berat di ongkos, Alice. Lebih mahal ongkosnya ketimbang harga susunya.
kalo gua kurang suka minum susu. dulu pas kecil juga kudu dipaksa baru minum susu. hehehe.
aliiiiiiiiiiiiiiiis…kenappppaaah..kenappppaah kamu ke kalimilk gak ngajak2 aku?
kontrakanku yang baru deket situh.
huaaaa…huaaaa….aliiiiis….aku paling suka sama hazelnut-nya! rasanya enak bangeeeet.
btw, aku nulis kok banyak amet yak urupnya, padahal kata-katanya cuman sak uprit.
besok2 kalau ke kalimilk gak ngajak aku, aku sentil looh
*sok galak
hihihihihihihi
i love ur post, keep share^^
mampir balik ke website kami yaa…
nice
saya senang mengikuti postingan anda
postingan yang menarik .
salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami.
sayang… saia tidak begitu suka susu
Wah… Alice telat.
Aku baru pulang dari Jogja.. dan baru baca ini.
Apa aku yg telat baca ya?
wah, saya lagi di jogja nih, hehehe…susu duriannya bikin ngiler….
dimana tepatnya mba…kalo diliat dari namanya berarti di jaKal dunk yak? Km berapa?
ga doyan susu
jadi gimana juga ga bakal mo minum susu
entah kalau hamil nanti dipaksa mi num susu
hehehe
sama dgn Arman, aku juga kurangsuka minum susu, sekarang lagi belajar menyukainya
i dont like milk
wah ada istilah NENEN-ers.. unik banget.,.. aku suka minum susu sih tapi nggak banget2,.. heheh
wah ky’nya mantabh tuh., tp gw suka enek klo minum susu.,
Woooh, nggak ngajak-ngajak nih, hehe…. Ayo kapan2 ke sana lagi bareng Mbak Ais
Dulu (pas masih kecil) saya sama sekali nggak suka susu. Dipaksa kayak apa pun, saya nggak mau minum. Tapi sekarang saya malah suka banget, hehe….
Oh iya, saya jarang minum susu kental manis, karena ngerasa kandungan susunya sedikit, malah kayaknya banyak gulanya. Bener nggak, ya?
Saya sudah ga minum susu hampir 3 tahun
Lis, kenapa ga kabar2 sih kalo ke Jogja.. aku kan di Jogjaaa… dan Kalimilk itu cuma sakplinthengan dari rumahkuuu…
siip banget informasinya,,
salam kenal z ka,,
oalah alice, cedak omahku kuwi. 10 menit naek ontel. 5 menit naek motor.
nenen ga ngomong2 km, klo tau tak samperin